Welcom To My Blog

Minggu, 14 November 2010

FESTIVAL DRAMA PELAJAR 2010


Selasa,26 Oktober 2010 lalu bertempat di Taman Budaya Kendari diadakan Festifal Drama Pelajar Sultra 2010. Acara tersebut dimulai tepat pukul 16.00 WITA. Sya sengaja mampir di Taman Budaya tersebut untuk meliput jalannya acara tersebut.  Kjetika memasuku gedung pertunjukan drama tersebut, rasa gerah tiuba-tiba melanda saya. Mungkin karena ruangan tersebut sangat tertutup dan hampir tidak ada cela untuk udara berganti, apalagi ada banyak orang yang ingin menonton pertunjukan tersebut sehingga udara dirasakan sangatlah panas. Banyak diantara penonton mengipas-ngipas tubuh mereka agar tidak gerah selama menonton pertunjukan drama berlangsung .
    Penampilan pertama dalam Festifal Drama Pelajar Sultra 2010 ini adalah penampilan  perwakilan dari pelajar siswa SMPN 4 Bau- Bau dengan judul drama Keajaiban Si Berkulit Dua  . Drama tersebut diambil dari cerita rakyat masyarakat Buton Utara Kabupaten Buton. dRama ini bercerita tentang siluman siput raksasa yang sangat meresahkan masyarakat , dan barang siapa yang dapat membunuh siluman siput tersebut dan dapat mengambil lendirnya, ia akan dinikahkan dengan putri sang raja .
Berkat kerja keras dan usaha  yang giat berlatih kurang lebih satu bulan , para pemeran drama ini berhasil menampilkan drama yang mereka tampilkan dalam acara tersebut dengan maksimal dan cukup baik. Dengan pemain berjumlah 12 orang, mereka terlihat sangat kompak dan saling membantu antara satu sama lain dalam mencari karakter mereka dalam cerita tersebut. Mereka terlihat sangat mendalami peran, walaupun ada sedikit kesalahan dalam penataan latar, namun tidak menjadi hambatan yang berarti.
Setelah penampiilan mereka selesai , para pemain terlihat sangat puas dan bahagia atas penampilan mereka tadi . Salah satu pemeran berkulit dua dalam drama tersebut mengatakan “ Saya sangat senang karena dapat belajar akting dan membanggakan orang tua saya dengan tampil di kendari ini” . “Dengan menam[pilkan cerita rakyat , kami dapat melestarikan cerita tersebut dan kami bangga karena cerita ini tidak pernah dipentaskan sebelumnya. Kamilah yang pertama mementaskannya”  ujarnya kembali bersama teman-temannya. Sepanjang mewawancarai para pemeran drama tersebut selalu menjawab dengan senyuman dan kadang terlihat bingung bila mereka tak mengetahui maksud pertnyaan kami. Mereka kadang bertanya ketemannya yang lain.
Sementara itu , guru bahasa Indonesia sekaligus sutradara dalam drama “ Keajaiban Berkulit Dua” ini yaitu  Drs. Abdul Weas, M.Pd. menjelaskan pula bahwa pertunjukan mereka tersebut dapatterlaksana karena hasil kerja sama antara siswa dan termasuk dukungan dari kepala sekolah , dinas pendidikan, pemerintah Kota Bau-Bau , dan teman-teman guru baik guru SMPN 3 Bau-Bau , SMAN 2Bau-Bau , maupun SMPN 4 Bau-Bau itu sendiri.
Dalam membina siswa dalam drama, para guru ini sengaja mendatangkan ahli teater dari Australia untuk melatih siswanya dalam olah vokal maupun gerakan-gerakan yang dilakukan dalam memeainkan seni peran . Pak Weas begitu panggilannya juga mengaku sangat senang dan puas terhadap penampilan anak didiknya di panggung. Ia juga mengaku dalam pelatihan drama, ia selalu kreatif dalam membangun pemikiran siswa agar tidak canggung di panggung dan tetap percaya diri.
Di akhir percakapan , Pak Weas juga mengatakan bangga akan budaya-budaya Indonesia yang beraneka ragam di antaranya budaya yang ada di pulau Buton. Kebanggaan tersebut lalau ia tuangkan dalam pergelaran drama tersebut agar kebudayaan tersebut tidak punah dimakan usia. “Saya juga mau menyukseskan program pemerintah yang diantaranya mengembangkan nilai budaya dan karakter bangsa”  ujarnya.
Karena hari juga sudah gelap dan tak ada lagi pertanyaan yang kami ajukan kepada para peserta drama dan sutradaranya,  Pak Weas pun pamit sambil mengucapkan kata terimah kasih dengan senyuman pula. Kamipun membalasnya dengan senyuman dan tak lupa mengucap salam . Kamipun lalu pulang dengan membawa kenangan dan cerita dan ide yang berbeda-beda di kepala kami.

ASTINANG LA UDIN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar